Langsung ke konten utama

Kentang Mustofa, Dari Mana Nama ‘Mustofa’?

 


Sumber foto: shutterstock

Kentang mustofa ialah makanan olahan kentang yang berbentuk panjang dan pipih seperti korek api. Untuk rasa dari kentang mustofa ini mengikuti selera, bisa dominan lebih pedas, dominan asin maupun dominan manis. Penyebutan nama “Mustofa’ ini pula mengikuti tempat atau sebuah daerah  karena apabila di daerah Jawa Barat lebih dikenal dengan nama ‘Mustopa’. Makanan yang satu ini cukup populer di semua kalangan karena menunya yang sering tersaji dimana-mana.

Cara pembuatan kentang mustofa ini terbilang cukup mudah, ditambah dengan makanan ini dapat bertahan lama atau dijadikan stok makanan untuk lauk maka banyak orang menyukai makanan olahan kentang yang satu ini. 

Kentang mustofa yang paling terkenal berada di daerah Ciamis karena adanya industri rumah tangga pengolahan kentang Mustofa di sana sekaligus menjadi favorit untuk dijadikan oleh-oleh.

Menyandang nama ‘Mustofa’ dibelakang nama makanan ini kemudian membuat banyak orang bertanya-tanya sebenarnya ‘apa dan siapa itu Mustofa?’ dari beberapa sumber yang didapatkan dari google, ada yang mengatakan bahwa Mustofa merupakan nama seorang koki Istana Cipanas yang mengolah sekaligus menyajikan kentang-kentang tersebut kepada Presiden. Dan ada juga sumber lain mengatakan bahwa nama ‘Mustofa’ ini terdapat di Ciamis pada tahun 1960an dan pemiliknya sendiri bukan bernama Mustofa dan mereka pun tidak tahu siapa “Mustofa” tersebut.

Mengingat banyaknya informasi tersebut kemudian dapat disimpulkan bahwa belum ada informasi valid terkait dengan penamaan ‘Mustofa’ dibalik nama kentang kering pipih tersebut dan informasi diatas masih merupakaan dugaan karena tidak ada bukti-bukti pendukung. (MSA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyemil Unik dengan Ragam Olahan Keripik Buah, Enak!

  Sumber gambar: shutterstock Kegiatan nyemil sebetulnya tidak selalu identik dengan makanan ringan mengandung micin, bisa pula dengan makanan yang berasal dari buah-buahan. Buah-buahan yang biasanya dijumpai dengan cara dimakan langsung maupun dijus ini, ternyata bisa lho dimakan dalam bentuk keripik crispy . Keripik buah pasti sudah tak asing lagi terdengar, mengingat beberapa kota di daerah Indonesia memiliki oleh-oleh khas keripik buah yaitu apel. Keripik buah biasanya bertekstur tipis, renyah dan juga memiliki varian rasa yang dominan sesuai dengan buah tersebut. Saat ini pun ide membuat olahan keripik buah sudah sangat banyak di media sosial, umumnya yang sering dibagikan ialah keripik pisang, keripik apel, keripik belimbing dan keripik nangka. Banyak orang kemudian membuka store langsung maupun online dengan menjual rasa beragam keripik buah. Harga untuk setiap keripik buah pun berbeda-beda, tergantung dengan bahan buah apa yang digunakan. Walau begitu, apabila seda...

Lapis Talas Sangkuriang Khas Bogor, Enak yang Varian Apa?

Sumber foto: instagram @lapisbogor   Lapis talas sangkuriang merupakan salah satu kue terkenal di Bogor, sudah berdiri sejak tahun 2011. Brand dari sangkuriang ini menghasilkan banyak kue-kue lezat seperti lapis talas dan terdapat inovasi baru yaitu lapis bunder. Lapis talas ini memiliki banyak varian rasa dengan harga yang juga variatif. Varian rasanya antara lain ialah chocovilla oreo, original keju, full talas keju, brownies keju dan masih ada banyak varian rasa lainnya. Di setiap potongan cake ini menghasilkan rasa sesuai topping atau varian yang dipilih namun cenderung manis yang pas, lembut dan sangat empuk. Tekstur dari cake ini sangat berongga namun tidak gampang hancur perbagiannya. Sebenarnya hampir di setiap kue lapis talas ini rasanya mirip-mirip seperti pada kue original kejunya hanya yang membedakannya ialah aroma kuenya seperti pada coco pandan keju itu cenderung beraroma pandan. Kalau berbicara adu rasa terhadap setiap varian lapis talas ini sebenarnya me...

Bika Ambon berasal dari Ambon?

  Sumber foto: Ilustrasi/Tastemade Nama ‘bika ambon’ pasti sudah diketahui banyak orang di kalangan pecinta kuliner. Kue ini berwarna kuning, berbentuk pipih, memiliki permukaan layaknya pori-pori dan pada bagian kue pinggirannya keras yang merupakan sisa dari panas dasar loyang. Kue ini seringkali ditemukaan saat sedang acara syukuran, kumpul bersama keluarga, atau untuk dijadikan teman kopi atau teh. Memiliki nama ‘ambon’ dibelakang kue seperti nama dari salah satu daerah di Indonesia, ternyata banyak orang mengira kue ini berasal dari Ambon padahal kue ini berasal dari Medan, Sumatera Utara. Ada beberapa versi yang menjelaskan mengenai asal muasal kue bika ambon ini. Sebuah buku berjudul Bunga Angin Portugis di Nusantara , Jejak-jejak Kebudayaan Portugis di Nusantara (2008) karya Paramita R Abdurrahman, mengatakan bahwa Portugis memiliki peninggalan di Maluku yang berupa tradisi kuiner atau memasak. Dari banyaknya masakan yang dibuat dan diperkenalkan kepada penduduk sete...