Langsung ke konten utama

Macam – Macam Cemilan Tradisional Pasar Anyar Bogor

 

Perubahan zaman saat ini telah membawa banyak perubahan dalam seluruh aspek kehidupan, seperti teknologi, kehidupan sosial, gaya hidup dan makanan. Seluruh aspek kehidupan tersebut kemudian saling berkaitan satu sama lain, seperti misalnya gaya  hidup yang instan atau serba cepat, pasti akan memilih fast food atau makanan cepat saji. Tak jarang diantara mereka lupa dengan warisan budaya yang ada, yaitu makanan atau jajanan tradisional.

Jajanan tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang ada dimana resep atau cara pembuatannya sudah diketahui turun-temurun dan biasanya memerlukan bahan-bahan dari hasil pertanian kemudian dibungkus atau dilapisi dengan daun pisang sebagai wadah penutup jajanannya.

Ditemui di Pasar Anyar Bogor pada Selasa (05/23/2021) lalu, pedagang jajanan tradisional yang satu ini memiliki banyak pembeli yang sedang mengantre. Kebanyakan dari mereka menyukai jajanan tradisional ini karena rasanya sangat familiar di lidah dan juga memang sedari dulu sangat menyukai jajanan tradisional ini.

Pedagang jajanan tradisional ini sudah berjualan sejak sepuluh tahun yang lalu, walaupun lapak dagangnya sering berpindah-pindah blok di Pasar Anyar, namun kini ia menetap di depan SDN Pengadilan 5 Bogor. Untuk jajanan yang dijualnya yaitu Jojongkong, Candil, Putu mayang, Putri noong, Lupis, Klepon dan Papais. Harga yang dijual dari semua jajanan tradisional itu mulai dari Rp. 2.000 hingga Rp. 10.000.

Terkait karena pada masa pandemi seperti ini, ia mengaku jumlah pembelinya menurun drastis. Namun ia pula mengatakan bahwa jika ada makanan tradisional yang tidak habis, maka akan dimakan bersama keluarganya atau dibagikan pada tetangganya.

Pedagang yang enggan menyebutkan namanya itu, mengatakan bahwa untuk membuat semua jajanan tradisional dibutuhkan waktu dari subuh hingga pukul 09.00 dan baru mulai berjualan jam 11.000 hingga Maghrib. (MSA)

Pedagang yang enggan menyebutkan namanya itu, mengatakan bahwa untuk membuat semua jajanan tradisional dibutuhkan waktu dari subuh hingga pukul 09.00 dan baru mulai berjualan jam 11.000 hingga Maghrib.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyemil Unik dengan Ragam Olahan Keripik Buah, Enak!

  Sumber gambar: shutterstock Kegiatan nyemil sebetulnya tidak selalu identik dengan makanan ringan mengandung micin, bisa pula dengan makanan yang berasal dari buah-buahan. Buah-buahan yang biasanya dijumpai dengan cara dimakan langsung maupun dijus ini, ternyata bisa lho dimakan dalam bentuk keripik crispy . Keripik buah pasti sudah tak asing lagi terdengar, mengingat beberapa kota di daerah Indonesia memiliki oleh-oleh khas keripik buah yaitu apel. Keripik buah biasanya bertekstur tipis, renyah dan juga memiliki varian rasa yang dominan sesuai dengan buah tersebut. Saat ini pun ide membuat olahan keripik buah sudah sangat banyak di media sosial, umumnya yang sering dibagikan ialah keripik pisang, keripik apel, keripik belimbing dan keripik nangka. Banyak orang kemudian membuka store langsung maupun online dengan menjual rasa beragam keripik buah. Harga untuk setiap keripik buah pun berbeda-beda, tergantung dengan bahan buah apa yang digunakan. Walau begitu, apabila seda...

Lapis Talas Sangkuriang Khas Bogor, Enak yang Varian Apa?

Sumber foto: instagram @lapisbogor   Lapis talas sangkuriang merupakan salah satu kue terkenal di Bogor, sudah berdiri sejak tahun 2011. Brand dari sangkuriang ini menghasilkan banyak kue-kue lezat seperti lapis talas dan terdapat inovasi baru yaitu lapis bunder. Lapis talas ini memiliki banyak varian rasa dengan harga yang juga variatif. Varian rasanya antara lain ialah chocovilla oreo, original keju, full talas keju, brownies keju dan masih ada banyak varian rasa lainnya. Di setiap potongan cake ini menghasilkan rasa sesuai topping atau varian yang dipilih namun cenderung manis yang pas, lembut dan sangat empuk. Tekstur dari cake ini sangat berongga namun tidak gampang hancur perbagiannya. Sebenarnya hampir di setiap kue lapis talas ini rasanya mirip-mirip seperti pada kue original kejunya hanya yang membedakannya ialah aroma kuenya seperti pada coco pandan keju itu cenderung beraroma pandan. Kalau berbicara adu rasa terhadap setiap varian lapis talas ini sebenarnya me...

Perjalanan Karier Ruben Onsu menjadi Artis dan Pembisnis Usaha Makanan Sukses

  Sumber foto: instagram ruben_onsu Ruben Onsu merupakan seorang artis, pembawa acara, komedian hingga pembisnis sukses. Bernama lengkap Ruben Samuel Onsu ini lahir di Jakarta, 15 Agustus 1983. Sebelum terkenal menjadi seorang pembawa acara, Ruben mengawali kariernya di dunia entertainment sebagai aktor yang bermain di program serial komedi tradisional betawi bernama Lenong Bocah. Saat awal merintis karirnya, ia banyak melewati proses yang panjang. Dulu ia pernah menjadi petugas kebersihan di sebuah tempat parkir yang memiliki pendapatan minim sebesar Rp. 350.000 perbulan, dan pendapatan tersebut merupakan pendapatan bersih. Saat awal menjadi artis pun, Ruben mendapatkan peran utama dalam sinetron dan setiap minggunya hanya mendapatkan bayaran sebesar Rp. 5.000 sedangkan jarak lokasi shooting dengan tempat tinggalnya cukup jauh. Acara komedi yang pernah dimainkan Ruben ialah, Lenong Bocah, Pesbukers, Yuk Kita Smile, Lenong Rempong, Tawa Sutra dan beberapa acara komedi lai...